Oleh: Ghali | 23 Agustus 2010

Percaya Manusia atau Keledai?

Sekedar pelepas penat, biar tak terlalu terasa lapar puasa….

=========================================

Suatu ketika, Juha (konon nama aslinya adalah Nasrudin) kedatangan seorang tamu.

Cerita punya cerita, di tamu rupanya mau pergi ke desa sebelah, lantas ia mau pinjam Keledai milik si Juha (soalnya kampung sebelah lumayan jauh).

“Boleh Saya pinjam keledainya barang sehari, Tuan?”. pinta si Tamu.

Rupanya, di Juha juga ingin bepergian pada hari itu, tapi untuk menolak permintaan tamu juga tidak etis.

“Maaf ya, keledainya lagi tidak ada di rumah. Jadi belum tidak bisa dipinjam hari ini”. Dalih si Juha.

Tapi, tak lama kemudian, terdengar ringkikian si keledai yang lagi terikat di belakang rumah Juha.

“Lho, itu suara keledai Tuan! Kok Tuan bilang nggak ada di rumah?”.

Pusing juga rupanya si Juha menghadapi tamu begini.

“Kamu lebih percaya mana, sama saya atau sama Keledai?”.

Tamu: “^%***@#$”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: